Merasa cukup dengan pemberian Tuhan

Uang adalah simbol kekayaan. Seseorang yang mempunyai banyak uang berarti di kaya. Itulah pandangan umum selama ini yang diyakini. Tetapi ada beberapa dampak yang kurang baik jika kita berpedoman pada kalimat tersebut:

  1. Sifat manusia yang selalu kurang. Maka dia akan terus mengejar kekayaan. Dan ini akan membentuk mental “pemburu uang”. Ini tentu saja kurang bagus.
  2. Kebutuhan manusia tak terbatas dan alat pemuas kebutuhan manusia sangat terbatas. Jika kita memahaminya, maka keinginan untuk memuaskan semua keinginan kita adalah suatu hal yang tidak mungkin.

Kaya pada dasarnya terletak di hati. Saat kita merasa “cukup” dan mampu mengontrol ambisi dan keinginan kita adalah yang terbaik. Seseorang yang selalu merasa kurang dan kurang, akan menjadi mesin hampa pencari uang. Dia takkan dapat merasakan nikmatnya hidup.
Kesimpulan saya adalah cukuplah dengan pemberian Tuhan dan selalu bersyukurlah atas semua pemberian Tuhan.

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: