Dede: Manusia Akar

Dede, yang dijuluki “Si Manusia Akar”, dijadwalkan kembali menjalani operasi penipisan kutil di kedua telapak tangan dan kakinya sebagai tahap lanjutan pada Selasa (11/1)  di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat.

“Ya, Dede dirawat lagi di RHSH sejak kemarin Senin. Rencananya dia akan menjalani operasi pengangkatan kutil di kedua telapak tangan dan kakinya Selasa depan,” kata Ketua Tim Dokter Penanganan Dede di RSHS Bandung, Rahmat Dinata, ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Selasa.

Rahmat mengatakan, dirawatnya Dede di RSHS Bandung merupakan rangkaian perawatan yang harus dijalaninya, setelah terakhir kali dioperasi pada Agustus 2010.

“Ini kan untuk perawatan dia juga, penyakitnya ini kan tidak akan sembuh-sembuh. Jadi setiap lima bulan sekali dia harus dicek kondisinya oleh kami,” ujar Rahmat.

Menurut dia, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara kutil kecil yang tumbuh di bagian kepala dan wajah Dede sudah menghilang. “Kondisinya cukup baik, malah kutil yang berada di bagian kepala dan wajah Dede sudah hilang. Tapi, kutil yang berada di kedua telapak tangan dan kaki mengalami penebalan kembali,” katanya.

Menurut dia, selama menjalani perawatan di rumahnya Dede mendapatkan gel atau salep khusus untuk membunuh virus human papiloma virus (HPV) atau virus kutil yang menyerangnya, sehingga mirip akar pepohonan.

Dikatakannya, beberapa waktu lalu seorang profesor dari Jepang siap membantu pengobatan Dede. “Ada profesor dari Jepang yang akan memberikan bantuan pengobatan ke Dede, tapi izinnya masih diproses,” kata Rahmat.

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: